Selasa, 14 April 2020

Menulis Buku dalam Seminggu

Pertemuan  : 4
Waktu          : Senin, 13 April 2020
Tema            : Menulis Buku dalam Seminggu
Narasumber : Prof. Eko Indrajit (Kepala Smart Learning & Character Center PB PGRI)
Peresume : Nur Najmah, S.Pd (aswan.lesan@gmail.com )

    Pemateri luar biasa malam ini adalah seorang pakar teknologi yang  berbakat. Menjadi narasumber berbagai seminar, akademisi sekaligus penulis buku dan ratusan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan tingkat nasional maupun internasional.

  Beliau menyampaikan bahwa ketika pandemi terjadi, semua harus bekerja  dan berkarya dari rumah serta menjaga stamina tubuh agar tidak turun.

 Beliau juga menyampaikan pengalamannya saat duduk di sekolah dasar, di kota terpencil Dumai, Riau. Menjadikan mengajar adalah hobi. Mengajar banyak hal. Mulai dari mengajar sandi-sandi pramuka, cara bermain sulap kartu dan membuat perangkat elektronik.

  Kini, Pak Eko Sudrajat pemateri hebat malam ini telah menjadi seorang dosen sekaligus konsultan. Mengajar dan berbagi ilmu seakan menjadi DNA baginya.

   Ditengah wabah seperti ini, pembelajaran langsung dengan siswa tak dibolehkan. Maka, Pak Eko pun membuat EKOJI CHANNEL pada youtube yang ia jadikan sebagai sarana berbagi ilmu.

 Menulis buku pun menjadi hobinya. Seminar yang ia lakukan di channel youtubenya menjadi ladang ilmu baru bagi banyak orang yang pernah membeli bukunya. Mereka pun memesan sertifikat hingga mencapai 1.116 sertifikat. Anda bisa membayangkan bukan berapa pemasukan beliau melalui sertifikat yang super banyak itu?. 11 juta dalam sehari !!!. Sangat luar biasa !.

  Buku pertama yang ditulisnya ternyata lahir dari dorongan mahasiswanya pada tahun 1998 saat krisis ekonomi melanda Indonesia. Buku tersebut merupakan RINGKASAN dari 50 buku bahasa inggris yang ia pinjam di perpustakaan. Buku dengan judul "Manajemen Sistem & Teknologi Informasi" itu diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

   Siapa mengira, buku tersebut pun menjadi Best Seller !. Hingga beliau pun yang dulunya ketagihan mengajar, menjadi ketagihan menulis. Akhirnya menjadi penulis bunga rampai.

  Ada trik menarik yang patut kita tiru adalah bagaimana cara Pak Eko menulis 1 halaman sebelum tidur dari setiap diagram yang dianggapnya menarik. Hingga dalam 3 bulan, ada sekitar 100 halaman dan buku bisa diterbitkan.

  Kini ada 75 buku yang telah terbit dan ratusan artikel yang ia tulis. Penasaran dengan tulisannya?, bisa kita jumpai pada situs academia, eko.id dan lain-lain.


Trik Menulis Buku dalam Seminggu


  • Mendisrupsi diri sendiri, yakni langsung pada pokok permasalahan.
  • Pilihlah yang menarik perhatian Anda (sesuai yang Anda SUKA dan KUASAI)
  • Menggunakan kata tanya yang harus dijawab dalam seminggu pula, yakni 5 W+ 1 H
  • Tulis 1 halaman dalam sehari.
  • Hari ketujuh, tambah-tambahkan tulisan Anda.
  • Langsung terbitkan dengan e-ISBN resmi dari perusahaan publikasi.
Menjadi Youtuber atau Penulis?

   Pertanyaan yang sangat menarik dibahas malam ini. Begini jawaban Pak Eko.
"Dulu menjadi penulis saat masih banyak waktu luang dan belum ada internet. Sekarang karena waktu yang terbatas, saya lakukan kombinasi. Sabtu-minggu, saya menulis, kalau hari biasa saya menjadi youtuber. Bagi saya, buku dan youtube adalah MARKETING BROCHURE atau MARKETING TOOLS. Karena orang mengenal kita dan diundang untuk mengisi acara mereka. Dari situlah saya menghidupi keluarga saya hingga saat ini."

 Sebuah jawaban yang bermakna dari seorang akademisi,  penulis, pembicara seminar dan ayah yang baik untuk keluarga. Patutlah kita mencontoh segala prestasi beliau dalam berkarya sebagai seorang guru.

Apa Modal Utama Menulis?

 Guru harus tetap menjaga semangat menulis. Seperti Pak Eko yang bercita-cita ingin melihat keindahan kota-kota di Indonesia dengan gratis, tanpa mengeluarkan biaya. Itulah modal utama beliau dalam menulis hingga saat ini. Sebuah cita-cita sederhana namun sangat dalam maknanya. Beliau juga telah mengunjungi 73 negara di dunia. Masih 100 negara lagi yang ingin ia kunjungi. Makanya hingga sekarang ia pun tetap menulis dan menjadi youtuber.

  Satu hal lagi yang disampaikannya malam ini adalah bagaimana ia ingin meninggalkan legacy(warisan) untuk anak dan cucunya. Betapa bahagianya saat anak cucunya mengecek siapa nama bapak/kakeknya di internet, kemudian mereka menemukan namanya sebagai sosok yang luar biasa.

  Perlu kita ketahui bahwa musuh menulis adalah diri kita sendiri. Motivasi hanya dapat dibangun dari dalam diri. Pilihlah sesuatu yang Anda SUKAI & KUASAI. Jika sudah terbiasa maka konsep 5 W + 1 H pun akan menjadi mudah.


Lebih Sulit Mana, Editor atau Penulis?

Menjadi editor lebih sulit pekerjaannya dibandingkan dengan penulis. Karena yang diubah bukan hanya sekedar bahasanya, namun yang penting adalah pesan yang ingin disampaikan ke target audiens tertentu benar-benar tersampaikan secara efektif dan efisien. Selain itu, seorang editor ulung pun harus memiliki kompetensi psikologis, linguistik, marketing, pedagogik (untuk buku pendidikan) dan komunikasi (pendekatan interdisipliner).

Bagaimana Memulai Menulis dengan Baik?

  Menulis adalah cara kita menyampaikan buah pikiran lewat tulisan. Semua tulisan adalah baik. Menulislah apa saja yang ada di kepala. Tidak perlu takut. Kualitas menulis itu ditentukan oleh pembacanya. Kualitas menulis adalah masalah jam terbang. Lama kelamaan pun menjadi bagus sendiri. Buatlah tulisan yang tidak membuat orang lain sedih karena kita menyampaikan hal-hal yang buruk atau jelek justru akan menimbulkan energi negatif bagi kehidupan.

  Pilihlah satu judul yang lagi trend, bahas dari sisi yang tidak pernah terlihat orang lain, atau populer dengan istilah ANTI MAINSTREAM.

  Menerbitkan buku saat ini tidak seperti dulu. Dulu kita yang butuh penerbit. Sekarang penerbit yang butuh kita, karena saingan mereka adalah internet.

  Mari menulis dengan berpikir fokus dan menulis yang penting-penting saja. Atur waktu kita, karena kita yang harus mengatur waktu. Jadikan menulis sebagai sesuatu yang PENTING dan GENTING, sehingga harus dikerjakan, itulah prioritas.

  Menulis buku yang secara etika bernilai, bermanfaat dan bukan hal yang buruk.

  Sebuah pepatah kuno dapat kita jadikan sebagai motivasi menulis,"ala bisa, karena biasa." Menulis adalah masalah jam terbang. Semakin Anda sering terbang, akan semakin mulus take off terbang dan landingnya. Ayo menulis bersama saya. Anda penulis pertama, saya penulis kedua.

  Seperti kata Om Jay, tulis saja dan buktikan apa yang terjadi.


2 komentar:

  1. Nah,, sudah diilmui sekarang eksekusi tulisan sj,, ditunggu tulisanx bu💪

    BalasHapus
  2. Siap Pak.Terima kasih semangatnya 🙏

    BalasHapus

Blog Pembawa Berkah Om Jay

Pertemuan 1 : Senin, 1 Juni 2020 Narasumber : Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd Peresume      : Nur Najmah, S.Pd Materi pertama ini menjadi...