Kamis, 23 April 2020

Pembelajaran Daring yang Ideal

Pertemuan 10 : Selasa, 21 April 2020
Waktu               : Pukul 19.00 s/d 21.00 Wib
Tema                : Pembelajaran Daring yang Ideal
Narasumber    : Wijaya Kusumah, M.Pd (Sekjen                              Ikatan Guru TIK PGRI)
Peresume        : Nur Najmah, S.Pd                                                      (aswan.lesan@gmail.com)



Di saat wabah seperti ini, pembelajaran pun berlangsung dari rumah dan dilakukan dengan media online. Untuk semua jenjang pendidikan dari Universitas sampai sekolah dasar, para dosen, guru dan murid-murid melakukan pembelajaran online dengan berbagai macam aplikasi yang ada. Aplikasi yang beragam, seperti Zoom, Webex, Youtube, Blog dan Website serta Whastapp. Namun, bagi orang tua yang memiliki kesulitan dalam hal finansial untuk membeli kuota internet akan memilih memakai aplikasi paling hemat agar dapat berkomunikasi dengan guru anaknya, yaitu messanger.

Tentunya untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran daring, kuncinya hanya satu. Jaringan internet. Bila jaringan internet bagus, maka kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, baik dari segi suara, tampilan gambar dan proses pengiriman tugas yang lancar.

Berbeda dengan daerah tempat tinggal saya, di ujung pulau sulawesi tengah yang memiliki kondisi jaringan yang kurang stabil. Kemudahan-kemudahan dalam pembelajaran daring hanya bisa dirasakan oleh masyrakat yang bermukim di wilayah ibu kota kabupaten atau pada kecamatan-kecamatan tertentu saja.  Terlebih ada desa dan kecamatan yang belum tersentuh dengan jaringan telepon seluler dan internet, hal ini menjadi masalah tersendiri yang harus disiasati oleh guru.

Saya pribadi adalah seorang guru TK yang tidak bisa melakukan pembelajaran daring karena berbagai kendala, seperti :
  1. Tidak semua orang tua murid memiliki smart phone
  2. Jaringan internet di tempat saya, naik turun voltasenya, hehehe. Kadang bagus dan kadang juga tidak.
Sehingga langkah yang saya dan teman-teman guru lakukan adalah dengan memberikan penugasan mingguan kepada anak didik yang dijemput oleh orang tua/wali anak didik. Meskipun ada kekurangan-kekurangan di dalamnya.

Adapun guru yang berdomisili di wilayah dengan jaringan internet yang bagus, ada baiknya kita mengikuti jejak seorang Om Jay, guru TIK sekaligus blogger yang telah menerbitkan banyak buku-buku terbaik, salah satunya adalah "Catatan Harian Seorang Guru Blogger."

Pada materi pembelajaran daring kali ini pun saya akses hanya dari aplikasi Grup WA yang berisi slide power point  Om Jay, dikarenakan jaringan internet di rumah yang selalu on-off. Maafkan ya Om Jay.

Menurut Om Jay yang juga merupakan guru pemenang Inobel Sorak tahun 2017, pembelajaran daring yang ideal bagi seorang guru dapat dimulai dengan menulis.

"Jangan menunggu ide datang lalu baru menulis, menulislah dulu maka ide akan datang padamu."
(Budiman Hakim)

Nah, menulis pun dapat dimulai dengan menulis buku digital. Karena dengan buku digital ini, maka akan bisa diakses melalui media online dari rumah saja.

Bagaimana kita belajar menulis?

Belajar menulis dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti mengikuti kelas belajar menulis bersama Grup Wa PGRI saat ini Om Jay dan dan pemateri-pemateri hebat lainnya.

Selain belajar melalui Grup Wa, pembelajaran daring juga dapat dilakukan melalui aplikasi Zoom, Live Youtube Channel, Workshop online, atau melalui website-website tertentu. Kita akan menemukan banyak hal ketika menjelajah pembelajaran daring tersebut.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seorang guru tidak punya alasan untuk tidak belajar. Belajar apa saja yang dapat menambah kapasitas keilmuan kita, termasuk belajar menulis. Jangan lupa pada mantra ajaib Om Jay, "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi."


Semoga tulisan ini bermanfaat untum kita para guru 🙏.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog Pembawa Berkah Om Jay

Pertemuan 1 : Senin, 1 Juni 2020 Narasumber : Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd Peresume      : Nur Najmah, S.Pd Materi pertama ini menjadi...