Waktu : Selasa, 14 April 2020
Tema : Bagaimana Menulis Artikel di Majalah PGRI
Narasumber : Dr.Jejen Musfah ( Pemimpin Redaksi Majalah Suara Guru PB PGRI )
Peresume : Nur Najmah, S.Pd (aswan.lesan@gmail.com)
Pemateri kali ini adalah seorang pemimpin redaksi majalah Suara Guru PGRI yang juga merupakan dosen Manajemen Pendidikan di UIN Syahid sejak tahun 2005-sekarang. Beliau juga menjadi Tim Ahli RUU Guru dan Dosen, DPD RI pada tahun 2018 dan Staf Ahli Komite III DPD RI tahun 2020-2021.
Merupakan sosok yang hebat bukan?. Beliau juga telah menerbitkan 13 buku sejak tahun 2000-2008. Telah menulis ratusan opini pendidikan di koran nasional dan lokal, seperti SINDO, Jawa Pos, Media Indonesia dan lain-lain. Menulis berbagai artikel ilmiah dan banyak jurnal, salah satunya Jurnal Pelangi PGRI, Belitung Timur tahun 2019.
Selain itu, beliau juga pernah berkunjung ke berbagai universitas ternama di luar negeri seperti, Universitas Kebangsaan Malaysia tahun 2018, KBRI Singapura tahun 2019, Yala Raja Bath University Thailand tahun 2017 dan lain-lain.
Menurut Pak Jejen, opini intinya gagasan penulis atas kebijakan atau fakta pendidikan yang terjadi. Artinya opini tidak akan kehilangan topik. Kebijakan dan fakta pendidikan selalu hadir. Tapi, tidak semua berhasil menangkap momentum untuk menanggapi.
Guru adalah praktisi. Majalah Suara Guru pun sudah setua PGRI sendiri. Sudah puluhan tahun. Tulisan bisa dimuat baik online dan offline. Mencetak 5000 eksmplar dan dibagikan ke hampir 34 propinsi di Indonesia. Rubriknya beragam. Mulai dari opini, resensi, sastra, destinasi dan lain-lain.
Syarat Mengirim Artikel ke Redaksi Majalah Suara Guru
- Menyebutkan status dan Foto
- Diutamakan bidang pendidikan
- Isu-isu yang hangat
- Tidak mengandung sara(suku,agama,ras)
- Merupakan sastra atau teori dari karya sastra
- Bila bentuk opini, maksimal 1000 kata
- Artikel yang dikirim ke website PGRI dan majalah PGRI tidak boleh dikirim ke media cetak lain
- Merupakan gagasan original (asli) dan bukan plagiat
- Jangan takut tulisan Anda buruk, perbanyak membaca opini di koran nasional atau detik.com
- Kirimkan tulisan Anda ke email : majalah.suaraguru@gmail.com
- Tunggu kabar dari web atau link yang dikirim oleh TIM apakah naskah kita telah terbit atau belum
Ingat ! Penulis yang baik adalah pembaca yang baik.
Kisah perjalanan majalah suara guru dapat kita simak bersam di http ://suaraguruonline.com
Ada sebuah cerita sedih dari seorang Pak Jejen yaitu ketika tidak bisa membayar penulis. Namun hal yang istimewa adalah kebersamaan dalam kesederhanaan.
Setiap naskah yang dimuat mendapat surat bukti dari SUARA GURU. Tentunya hal ini akan menjadi cerita indah bagi karir seorang guru.
Mari menulis dan jangan takut salah. Upayakan agar majalah SUARA GURU terus berkembang dan tidak lagi kekurangan naskah. Bagikan cerita dan kegiatan di daerah kita ke majalah SUARA GURU.
Terima kasih Pak. Mohon kritik dan saran 🙏
BalasHapus